bogorplus.id- Sekolah Rakyat di Kabupaten Bogor sudah resmi dimulai, Senin (14/7). Wali Murid mulai berdatangna mengantar anaknya.
Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor ini berlokasi Sentra Terpadu Inten Suweno, Karadenan.
Pantauan dilokasi, wali murid mengantre untuk pembagian nomor kamar di Sekolah Rakyat pada hari pertama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).
Salah satu wali murid, Dewi Nursyahmi (41) mengungkapkan, ia mengantar salah satu murid karena seorang yatim dan ibunya masih terus bekerja di rumah makan untuk menyambung hidup.
“Saya ke sini bawa anak yatim, qodarullah, ini sudah ditinggal ayahnya dari kecil dan ibunya kan kerja bantu-bantu di rumah makan gitu. Jadi yang sebagai perwalian saya,”ujarnya.
Ia mengatakan, program pemeringah dalam bidang pendidikan itu sangat membantunya. Hal ini menjadi alasan memasukan pelajar ke Sekolah Rakyat.
Dewi juga menilai, Sekolah Rakyat ini sudah terjamin dari segi kurikulum maupun pendidikan karakter maupun mental pelajar.
“Pertimbangannya banyak sih ya, kalau saya sendiri, karena ini kan program pemerintah ya. Namanya program pemerintah sudah pasti sudah terjamin istilahnya apa-apanya,” ucapnya.
“Dan pendidikan ini juga menurut saya penting, karena bukan hanya kurikulumnya nasional terus juga ada pendidikan karakter, pendidikan mental, dan lain-lainnya,”sambungnya.