bogorplus.id– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengajak para pengusahan tambang duduk bareng membahas perosalan yang dikeluhkan saat aksi demo di Kecamatan Cigudeg, Senin (12/1) kemarin.
Salah satu yang dibahas adalah membangunan jalur khusus angkutan tambang di Bogor Barat.
Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, Pemkab Bogor sudah mengalokasikan anggaran pembangunan jalur khusus tambang pada APBD 2026.
“APBD kita untuk pembebasan tanah kurang lebih di Rp100 miliar. Tadi hadir kurang lebih di 28 para pengusaha, kemudian ada 4 orang perwakilan dari masyarakat,”ujarnya, Selasa (13/1) malam.
Ajat menegaskan, para pengusaha tambang mendukung rencana pembangunan jalan tersebut.
Kata dia, sudah ada surat komitmen dari para pengusaha tambang apabila jalan tambang ini akan dibangun maka mereka (pengusaha) akan melakukan kontribusi.
“Karena jalan khusus tambang ini apabila ingin cepat maka harus dilaksanakan secara kolaboratif,”ucapnya.
Kendati sudah dianggarkan untuk pembangunan jalur tambang itu. Pemkab Bogor tak mau gegabah dalam menentukan penetapan lokasi (Penlok).
“Kita nggak gegabah kemudian menggunakan uang negara, tapi harus clear and clean dulu, mana memang yang hibah, mana yang sisa-sisa yang harus kita bebaskan,”katanya.