bogorplus.id – Rumah makan Padang tidak hanya dapat ditemukan di lokasi asalnya, kini telah menjamur dan mudah ditemui di berbagai kota di Indonesia.
Bahkan, banyak individu yang bukan berasal dari Minang tertarik untuk memulai bisnis kuliner khas ini di tempat tinggal mereka.
Rumah makan Padang dikenal sebagai tempat yang menyajikan “nasi Padang”, makanan tradisional dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat yang menjadi pilihan favorit banyak orang.
Nasi Padang sering dijadikan pilihan hidangan untuk menikmati kuliner khas Indonesia yang kaya rasa. Hidangan ini terkenal karena penggunaan rempah-rempah dan ditambah santan yang memberikan rasa yang lezat.
Sejarah Rumah Makan Padang
Istilah “Rumah Makan Padang” mulai dikenal sekitar akhir tahun 1960-an. Awalnya muncul saat terjadinya pemberontakan Pemerintahan Revolusioner Republik Indonesia (PRRI) di Sumatera Barat yang berhasil ditumpas.
Informasi ini disampaikan oleh sejarawan Minangkabau Gusti Asnan, seperti yang dilansir dari situs Indonesia. go. id.
Peristiwa pemberontakan PRRI ini menyebabkan banyak warga meninggalkan Sumatera Barat untuk pindah ke Pulau Jawa. Hal ini mendorong banyak orang Minangkabau di perantauan untuk mengubah identitas mereka, termasuk mengadopsi nama Padang untuk kedai-kedai mereka.
Mereka menyebut usaha mereka sebagai rumah makan Padang, yang masih bertahan hingga saat ini. Sebelumnya, tempat makanan khas Minangkabau lebih sering disebut dengan istilah lapaunasi, los lambung, atau karan.