bogorplus- Bupati Bogor Rudy Susmanto merangkul para pedagang kaki lima (PKL) dengan memberikan ruang usaha di kawasan Alun-alun Tegar Beriman.
Namun, kebijakan tersebut dibarengi komitmen bersama untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan ruang publik yang menjadi ikon Kabupaten Bogor.
Komitmen itu disampaikan Rudy Susmanto saat bersilaturahmi dengan para PKL di Alun-alun Tegar Beriman, Senin (13/7) malam.
Di hadapan para pedagang, Rudy menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor ingin menciptakan keseimbangan antara penataan kota dan kebutuhan masyarakat untuk mencari nafkah.
“Terima kasih kepada Bapak Ibu sekalian yang selalu memberikan warna untuk Kabupaten Bogor. Kita ingin Bogor maju, Bogor bersih, tetapi kita juga ingin masyarakat tetap bisa mencari rezeki,” katanya.
Ia memastikan pemerintah tidak akan menutup ruang usaha masyarakat. Sebaliknya, pemerintah akan melakukan penataan agar aktivitas ekonomi dapat berjalan tanpa mengurangi fungsi ruang publik.
Sebagai langkah awal, seluruh PKL akan didata oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Koperasi dan UMKM. Pendataan tersebut mencakup identitas pedagang, nomor kontak, dan jenis usaha yang dijalankan.
Menurut Rudy, data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk memberikan pembinaan maupun akses terhadap program-program pemberdayaan ekonomi di masa mendatang.
“Pendataannya sederhana, siapa namanya, nomor teleponnya, dagangnya apa. Karena ke depan kalau ada program pemerintah, inilah pedagang-pedagang yang sudah terdata,” ujarnya.






.png)