bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mulai merealisasikan upaya memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. 

Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, Senin (13/7) kemarin.

Sekolah berasrama yang menjadi program strategis Presiden Republik Indonesia itu disiapkan untuk memberikan akses pendidikan berkualitas secara gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya di wilayah Bogor Barat.

Rudy Susmanto menegaskan, pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan gedung pendidikan, tetapi menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi unggul Indonesia di masa depan.

"Ini bukan sekadar membangun gedung sekolah. Ini adalah investasi terbesar untuk masa depan Indonesia. Presiden sedang menyiapkan generasi unggul yang 10 tahun ke depan akan menjadi kekuatan bangsa," ujarnya, Selasa (14/7).

Menurut Rudy, Kabupaten Bogor bersyukur mendapat kepercayaan menjadi salah satu lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Kehadiran sekolah tersebut diharapkan membuka peluang pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat di Kecamatan Jasinga, Sukajaya, Nanggung, dan wilayah sekitarnya.

Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat akan melayani jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP hingga SMA dengan sistem asrama. 

Seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung negara, mulai dari tempat tinggal, seragam, perlengkapan belajar, makan tiga kali sehari, hingga fasilitas pendidikan lainnya tanpa biaya.