bogorplus.id- Ribuan warga penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bogor diketahui menggunakan dana bantuan pemerintah untuk bermain Judi Online (Judol).

Dari data Kementerian Sosial (Kemensos) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyebutkan,  Kabupaten Bogor menjadi daerah dengan jumlah pemain Judol tertinggi di Indonesia.

Anggaran yang digunakan mencapai total 5.497 orang dan transaksi mencapai Rp 22 miliar.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Achmad Yaudin Sogir buka suara soal temuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan segan-segan mencoret penerima bansos yang terbukti bermain judi online.

“Kalau memang ada bukti faktual, langsung dihapus. Tidak pandang bulu, siapapun orangnya,” tegas Sogir saat dihubungi, Jumat (8/8/2025).

Sogir mengatakan pihaknya akan meminta data penerima bansos yang terindikasi bermain judol kepada Dinas Sosial Kabupaten Bogor.

Setelah data diverifikasi dan dipadankan, mereka akan mengajukan evaluasi ke Kemensos.

“Minta nanti diprint nama-nama tersebut kalau memang sudah ada bukti dari PPATK. Semua harus dievaluasi, termasuk yang dulu miskin tapi sekarang hidupnya sudah layak,” ujarnya.