bogorplus.id- Seorang ramaja berusia 16 tahun ditemukan meninggal dunia akibat terseret arus Sungai Ciadane, Desa Kuripan, Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Parung Maman Firmansyah mengatakan, mulanya korban bernama Arya Ruli ini bersama empat temanya pergi ke Sungai Cisadane, Selasa (2/9) sekitar pukul 17. 00 WIB
“Korban memutuskan berenang sendiri dan keempat temannya tetap berada di pinggir Sungai Cisadane,”ujarnya, Rabu (3/9).
Berdasarkan keterangan dari saksi dilokasi, kata Maman, korban sempat melambaikan tangan serperti meminta pertolongan kepada temanya.
Namun aliran arus Sungai Cisadane dan pusaran air deras sehingga korban hilang dari permukaan air.
Kemudian, pihak gabungan melakukan pencarian Arya Ruli. Tapi, karena kondisi gelap pencarian dihentikan sementara dan dilanjutkan pada Rabu pagi.
Lebih lanjut, pada Rabu sekitar pukul 05.30 WIB korban ditemukan oleh pamannya yang bernama Mahfudin alias Piye bersama tim pencarian.
Korban ditemukan sekitar 500 meter dari titik awal tempatnya berenang dan jasadnya tersangkut pada batu besar yang berada di aliran sungai.
“Lokasi penemuan berada sekitar ± 500 meter dari tempat awal korban berenang. Saat ditemukan, jasad korban tersangkut di batu besar di aliran sungai,” jelasnya.