BOGORPLUS.ID - Sebanyak lebih dari 700 pengendara motor yang berasal dari 20 komunitas berbeda di wilayah Jabodetabek memadati kawasan Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, pada hari Minggu (7/6/2026). Mereka berkumpul dalam agenda yang diberi tajuk 'SilatuRide 2026' untuk menyuarakan pentingnya budaya keselamatan saat berkendara di jalan raya.
Kegiatan akbar ini diinisiasi oleh komunitas motor besar Brotherhood Squad Indonesia (Brosqi) dengan mengusung tema sentral "Enjoy Every Ride". Tujuan utama dari acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin para pengendara dalam mematuhi aturan lalu lintas.
Rombongan besar ini melaksanakan kegiatan perjalanan bersama atau yang dikenal sebagai rolling thunder. Titik keberangkatan konvoi dimulai dari Taman Rasa Paramount Gading Serpong pada pukul 08.30 WIB, dengan titik akhir yang telah ditentukan di Bless Motorcycle Custom Garage, BSD.
Salah satu perwakilan klub motor yang turut berpartisipasi memberikan apresiasi terhadap jalannya acara tersebut. Ia menyatakan, "Energi kebersamaannya luar biasa. Jarang ada acara kumpul sebesar ini yang tetap mengedepankan ketertiban di jalan raya. Edukasi dapat, relasi baru juga dapat," ungkap salah satu perwakilan klub motor yang hadir.
Panitia penyelenggara telah menerapkan manajemen jalur yang terstruktur dengan baik untuk mengawal konvoi ratusan kendaraan tersebut. Hal ini memastikan bahwa rombongan dapat melaju dengan tertib sepanjang rute yang dilalui di wilayah Tangerang.
Dampak positif dari manajemen jalur yang baik ini adalah konvoi ratusan motor tersebut dilaporkan tidak menimbulkan kemacetan parah maupun mengganggu hak pengguna jalan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan skala besar dapat berjalan dengan lancar dan tertib.
Kampanye keselamatan yang digalakkan oleh para bikers ini sejalan dengan pesan yang disampaikan oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Korlantas Polri secara konsisten menekankan bahwa keselamatan harus menjadi budaya bersama di jalan raya.
Pesan Korlantas Polri tersebut diperkuat dengan penekanan bahwa kunci mutlak dalam berkendara yang aman adalah kesiapan kendaraan, sikap kehati-hatian, serta ketaatan terhadap peraturan yang berlaku.
Melalui inisiatif seperti SilatuRide 2026, komunitas otomotif diharapkan dapat bertransformasi menjadi pelopor keselamatan jalan raya (road safety pioneer). Langkah kolektif ini juga bertujuan untuk mengikis stigma negatif yang melekat pada komunitas motor.





