bogorplus.id – Insecure adalah sebuah keadaan cemas yang dialami oleh seseorang. Pada dasarnya, rasa cemas merupakan hal yang normal bagi setiap orang. Namun, istilah insecure merujuk pada kecemasan yang terus menerus dirasakan seseorang. Kondisi ini muncul akibat pengalaman buruk, pandangan yang keliru, atau sifat yang terlalu menginginkan kesempurnaan.
Kecemasan yang timbul akibat suatu pemicu akan cenderung mereda setelah pemicu tersebut tidak ada lagi. Contohnya, seorang siswa mungkin merasa cemas menjelang Ujian Tengah Semester (UTS), namun setelah ujian selesai, perasaan tersebut akan hilang. Berbeda dengan individu yang mengalami masalah insecure, rasa cemas mereka tidak akan pernah surut.
Dalam hal kesehatan mental, kecemasan yang berlebihan dan tidak didasari oleh alasan yang jelas bisa berlarut-larut dan mengganggu kesejahteraan mental seseorang. Dengan demikian, insecure didefinisikan sebagai kecemasan yang tidak beralasan dan bisa berdampak negatif pada kesehatan mental.
Insecure Selalu Terjadi Pada Remaja atau Anak yang Sedang Beranjak Menuju Dewasa
Dalam beberapa tahun terakhir, perilaku insecure semakin sering terlihat pada kalangan remaja. Menurut Santrock (2007), masa remaja adalah fase transisi yang menghubungkan masa anak-anak dan dewasa, yang meliputi perubahan fisik, mental, dan emosional, dimulai pada usia antara 10 hingga 13 tahun dan berakhir sekitar 18 hingga 22 tahun.
Masa remaja diwarnai oleh perubahan-perubahan yang bersifat transisi, seperti perubahan kognitif, emosional, dan hormonal, yang menyebabkan tingkat rasa insecure atau cemas meningkat lebih tinggi dibandingkan dengan fase usia lainnya.
Selain itu, di fase ini, banyak remaja merasakan ketidakamanan karena mereka sedang menjalani transformasi dari kanak-kanak menuju menuju dewasa. Berbagai tekanan, tanggung jawab, ketidakpastian, serta keraguan sering menghampiri mereka. Apalagi dengan pengaruh media sosial zaman sekarang yang mendorong setiap individu untuk tampil sempurna. Tak hanya itu, beberapa remaja juga mungkin menjadi target bullying di sekolah akibat penampilan atau hal-hal yang dianggap tidak sesuai dengan pandangan orang lain.
Beberapa Faktor Penyebab Remaja Menjadi Insecure
Ada sejumlah faktor yang menyebabkan remaja merasa insecure, salah satunya adalah trauma. Trauma dapat sangat mempengaruhi sikap seseorang, khususnya remaja. Mereka yang mengalami trauma biasanya menunjukkan reaksi yang lebih kuat ketika teringat akan pengalaman buruk yang telah dilalui. Kondisi ini sering kali mengakibatkan penurunan rasa percaya diri mereka. Selain trauma, terdapat juga beberapa faktor lain yang menyebabkan remaja merasa insecure, di antaranya adalah: