bogorplus.id– Seorang pria lanjut usia bernama Uho (61) meninggal dunia setelah tertabrak kereta api di perlintasan tanpa palang pintu di Kampung Kedung Halang Pledang, Desa Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Rabu dini hari (1/7/2026) sekitar pukul 04.50 WIB.
Korban diketahui merupakan seorang buruh harian lepas, warga Kampung Kukupu RT 003 RW 009, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
Kapolsek Sukaraja, AKP Ade Rahmat, membenarkan insiden tragis tersebut. Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan terjadi ketika korban berusaha menyeberang rel dari arah Gang Haji Marhadi menuju Jalan Perumahan Bumi Pertiwi.
"Pada saat bersamaan, melintas kereta api yang melaju dari arah Jakarta menuju Bogor," ujar AKP Ade Rahmat saat dihubungi Bogorplus.id pada Rabu (1/7/2026).
AKP Ade menambahkan bahwa masinis sempat membunyikan semboyan 35 sebagai upaya peringatan dini.
Namun, diduga korban tidak mendengar peringatan tersebut sehingga tidak sempat menghindar dan tertabrak oleh kereta yang melintas.
Akibat benturan keras, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Jenazah Uho kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciawi untuk penanganan lebih lanjut.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api, terutama di jalur yang tidak dilengkapi palang pintu pengaman.






.png)