bogorplus.id– Polres Bogor mengerahkan tim gabungan khusus, termasuk bantuan dari Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Baharkam Mabes Polri dan unit anjing pelacak (K9), untuk memburu belasan anjing pemburu yang lepas di Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Langkah ini diambil sebagai respons cepat untuk meredam keresahan masyarakat pasca-insiden gigitan anjing yang menimpa seorang anak.
Operasi penyisiran intensif difokuskan di wilayah Desa Sipak, Jasinga. Tim gabungan yang diturunkan terdiri dari satu regu Ditpolsatwa Baharkam Mabes Polri (10 personel) yang membawa dua ekor anjing pelacak spesialis K9, didukung personel dari Polres Bogor dan Polsek Jasinga.
Berdasarkan laporan warga, terdapat sekitar 12 ekor anjing pemburu yang dilaporkan lepas dari pengawasan.
Hingga kini, tim gabungan telah berhasil mengamankan empat ekor anjing. Diperkirakan masih ada sekitar enam ekor anjing yang menjadi fokus pengejaran di area penyisiran.
Kapolres Bogor menegaskan bahwa setiap anjing yang berhasil ditangkap akan segera dievakuasi ke Markas Ditsatwa Mabes Polri untuk menjamin keamanan warga.
"Kami memahami kekhawatiran masyarakat Jasinga. Untuk meredam keresahan, kami telah berkoordinasi dengan Mabes Polri dan meluncurkan tim gabungan dari Ditpolsatwa Baharkam Polri bersama dua ekor K9, Polres Bogor, dan Polsek Jasinga," ujar Kapolres Bogor, Kamis (11/6/2026).
Kapolres menambahkan, fokus utama saat ini adalah menyisir Desa Sipak hingga semua anjing pemburu yang lepas berhasil diamankan.
Selain upaya pengamanan fisik di lapangan, proses hukum kasus ini juga terus berjalan cepat.






.png)