bogorplus.id- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor buka suara terkait aksi teguran oleh warga kepada anggota dishub di sebuah warung di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Selasa (16/9).

Dari video yang ramai di media sosial terlihat sejumlah warga mendatangi petugas Dishub Kabupaten Bogor karena dinilai tidak menjaga jalan Parungpanjang.

Ada juga beberapa warga terekam kamera sedang membawa pentungan dan memukul pagar.

Diketahui, jalanan Parungpanjang kerap kali digunakan oleh para pengendara truk untuk mengangkut hasil tambang.

“Woy lu kerjanya apa, kerjanya apa,” kata salah satu pria dalam video tersebut.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Bogor Bayu Ramawanto mengungkapkan, petugas yang digruduk itu sedang berada pada waktu istirahat.

“Itu kan lagi jam istirahat anak-anak (petugas), ada yang lagi solat ada yang lagi mau makan,” ungkapnya.

Bayu menduga, penggrudukan itu dilakukan oleh warga karena dirasa truk tersebut menyebabkan kemacetan di jalan Parungpanjang.

“Iya dia merasa dengan adanya truk itu jadi macet,” kata dia.