bogorplus.id– Perumda Pasar Tohaga memastikan harga pangan di wilayah Kabupaten Bogor masih relatif aman dan terkendali menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.
Kenaikan harga yang terjadi belakangan ini disebut bukan dipicu momentum Nataru, melainkan meningkatnya permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu disampaikan Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan usai meninjau langsung aktivitas perdagangan di Pasar Cibinong, Rabu (24/12).
Menurutnya, lonjakan harga terutama terjadi pada komoditas ayam dan telur karena tingginya permintaan, sementara pasokan terbatas.
“Kalau saya tanya ke teman-teman pedagang, kurang lebih jawabannya sama. Ada faktor MBG, jadi demand-nya tinggi. Supply mungkin agak terbatas, maka harga ayam hari ini tembus Rp 40 ribu,” ujarnya.
Meski demikian, Haris menyebut pergerakan harga ayam dalam dua bulan terakhir cenderung stagnan dan tidak mengalami lonjakan tajam.
“Dalam satu sampai dua bulan ini kurang lebih sama, relatif flat harga ayam,” jelasnya.
Hal senada disampaikan Direktur Operasional Perumda Pasar Tohaga, Haris Ibrahim.
Ia menilai kondisi harga pangan tahun ini jauh lebih stabil dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun ada tambahan kebutuhan untuk program MBG.