bogorplus.id - Stres pada anak dapat muncul akibat berbagai faktor, mulai dari perubahan rutinitas seperti masuk sekolah, tekanan akademik, hingga masalah dalam keluarga. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini bisa berdampak buruk pada kesehatan mental anak.
Sayangnya, tanda stres pada anak sering kali sulit dikenali karena tidak selalu terlihat jelas. Namun, beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain gangguan tidur, penurunan nafsu makan, perubahan emosi, kesulitan berkonsentrasi, serta penurunan kemampuan dalam menyelesaikan tugas sekolah.
Selain itu, stres juga bisa memicu keluhan fisik seperti sakit perut, sakit kepala, sembelit, atau tubuh yang terasa tidak enak.
Penyebab Stres pada Anak
Aktivitas yang terlalu padat
Kegiatan sekolah yang ditambah dengan les atau kursus bisa membuat anak kelelahan. Kurangnya waktu untuk beristirahat dan bermain dapat memicu stres.Paparan konten dewasa
Kemudahan akses informasi membuat anak rentan terpapar konten yang tidak sesuai usia, seperti kekerasan atau hal menakutkan, yang dapat menimbulkan tekanan mental.Kurang tidur
Waktu istirahat yang tidak cukup dapat memengaruhi suasana hati, perilaku, dan kemampuan belajar anak. Idealnya, anak usia sekolah membutuhkan 10–11 jam tidur setiap malam.Intimidasi atau bullying
Bullying, baik secara fisik maupun verbal, dapat menyebabkan anak merasa takut, tidak aman, dan stres. Orang tua perlu peka terhadap perubahan perilaku anak yang mencurigakan.Penyakit tertentu
Kondisi kesehatan seperti Diabetes, asma, atau bahkan penyakit serius lainnya dapat membuat anak merasa tertekan dan berbeda dari teman sebayanya.

