BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden terjadi di wahana wisata populer Keranjang Sultan Langit yang berlokasi di kawasan alam Kabupaten Sukabumi pada hari Minggu, 14 Juni 2026. Peristiwa ini melibatkan tabrakan ringan antarkeranjang yang sempat menarik perhatian publik setelah rekaman videonya viral di media sosial.

Insiden tersebut terjadi pada jalur kepulangan wahana, tepatnya di area yang sudah mendekati titik akhir atau finish. Pihak manajemen wahana segera memberikan klarifikasi mengenai penyebab utama dari kejadian yang sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan warganet tersebut.

Penyebab utama insiden ini diidentifikasi berasal dari tindakan pengunjung yang iseng memainkan panel pengatur kecepatan wahana. Panel yang menggunakan energi baterai dan dinamo tersebut diputar secara acak oleh wisatawan yang penasaran.

Akibat permainan pengunjung tersebut, salah satu keranjang melambat secara mendadak saat berada di tengah jalur lintasan. Perlambatan tak terduga ini kemudian memicu efek domino pada keranjang-keranjang yang berada di belakangnya.

Keranjang yang melaju dari belakang terus bergerak maju hingga akhirnya mendorong keranjang yang melambat di depannya secara perlahan. Meskipun terlihat dramatis dalam rekaman video, situasi di lapangan diklaim tetap dalam kendali pengelola.

Manager Operasional Suspension Bridge Situ Gunung, Usep Suherlan, menjelaskan bahwa dari analisis video terlihat jelas adanya intervensi pada panel pengatur kecepatan. "Kalau dilihat dari hasil video dicermati sampai akhir, itu kan ada dimainkan ya potensionya," ujar Usep Suherlan.

Menurut Usep, panel kontrol tersebut memiliki fungsi yang komprehensif, mencakup tombol on-off, pengatur kecepatan, hingga opsi untuk menggerakkan keranjang mundur. Fungsi lengkap ini sengaja tidak diinformasikan kepada publik demi menjaga keamanan operasional.

Usep menambahkan bahwa pengelola merahasiakan fungsi panel tersebut karena khawatir wisatawan akan mencoba memanipulasinya. "Kita tidak menginformasikan bahwa si potensio tersebut itu harus dipegang atau dimainkan, itu hanya kami yang tahu. Ketika dikasih tahu, bahkan semakin penasaran orang ingin mencoba memutar sehingga berhenti dan melaju sehingga mengakibatkan goyangan," jelas Usep.

Meskipun video yang beredar di media sosial menimbulkan kesan mengerikan bagi sebagian netizen, Usep menegaskan bahwa kondisi di lokasi kejadian sebenarnya terkendali. Wisatawan yang menyaksikan langsung menganggap kejadian dorong-mendorong itu sebagai hal yang wajar dalam operasional wahana.