bogorplus.id- Alit Romlah (62) seharusnya dapat menikmati masa tenang bersama keluarga di rumah.

Warga Kampung Sariinten, Desa Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, itu justru memilih mengabdikan diri sebagai anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Yang lebih istimewa, Alit adalah satu-satunya Linmas perempuan di desanya. Keputusan itu ia ambil sekitar setahun lalu.

Kala dirinya merasa masih ada ruang untuk tetap bermanfaat bagi masyarakat meski usia tak lagi muda.

“Alhamdulillah, meski perempuan dan sudah lansia, saya tetap dilibatkan dan diterima sebagai Linmas. Tidak ada masalah, yang penting bisa membantu masyarakat,” ujarnya, Jumat (12/9).

Di Desa Ciomas Rahayu, terdapat 10 anggota Linmas yang bertugas bergiliran. Setiap harinya, dua orang menjalani piket. satu di siang hari, satu lagi malam.

Tugas malam kerap lebih berat karena harus berkeliling kampung melakukan patroli hingga dini hari.

“Kami pasti selalu patroli malam hari, tapi biasanya Linmas laki-laki yang turun. Kalau ada kegiatan desa atau instruksi mendadak, saya juga siap ikut meski di luar jam piket,”ucapnya.

Patroli itu membuat warga merasa aman. Linmas bahkan sering menjadi tempat pertama masyarakat melapor ketika ada masalah di lingkungan mereka.