bogorplus.id- Pemerintah Kabupaten Bogor terus tancap gas mempercepat penataan kawasan Puncak.

Langkah ini dilakukan secara terencana dan kolaboratif lintas sektor sebagai upaya menghadirkan kawasan wisata yang tertib, asri, dan berkelanjutan.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan bahwa Puncak bukan hanya jalur strategis nasional dan akses transportasi penting, tetapi juga etalase utama Kabupaten Bogor di mata masyarakat Indonesia.

“Penataan kawasan Puncak bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan. Kita ingin menciptakan kawasan yang tertib, asri, dan berkelanjutan,”ujarnya Jumat (7/11).

Menurut Rudy, pembangunan besar di kawasan Puncak akan dimulai pada tahun 2026 namun tahap awal seperti penataan administratif dan perbaikan teknis.

Ia menekankan pentingnya sinergi antar instansi agar proses pembangunan berjalan efektif.

“Ada jalan nasional, saluran air, utilitas publik, hingga penertiban bangunan dan papan reklame. Semua harus ditata dengan kolaborasi dan kesepahaman bersama,” tegasnya.

Selain infrastruktur, Pemkab Bogor juga akan menata kawasan ekonomi di sepanjang jalur Puncak agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Ia mendorong optimalisasi anggaran perangkat daerah serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari sektor swasta untuk mempercepat pelebaran jalan, perbaikan drainase, dan peningkatan akses kawasan.