bogorplus.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan pembebasan lahan untuk pembangunan jalan khusus tambang rampung pada tahun ini. 

Proyek ini dipercepat karena jalur khusu tambang hingga kini belum dibuka dan masih berdampak pada masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan, pembebasan lahan menjadi tahap krusial agar pembangunan segera berjalan. 

“Target kami 2026 pembebasan lahan selesai 100 persen, sehingga pembangunan bisa langsung dilaksanakan,” ujar Rudy kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Saat ini, rencana tersebut telah masuk tahap pengajuan penetapan lokasi (Penlok) ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat. 

Jalur khusus tambang disiapkan untuk memisahkan angkutan tambang dari jalan umum.

“Dengan adanya jalur khusus, operasional tambang ke depan tidak lagi mengganggu pengguna jalan lain,” katanya. 

Ia menambahkan, proyek ini menjadi upaya menyeimbangkan kepentingan ekonomi dan perlindungan lingkungan di kawasan tambang.

Pembebasan lahan akan dibiayai melalui APBD Kabupaten Bogor yang telah disetujui DPRD, dengan kemungkinan dukungan hibah dari pihak swasta.