bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mematangkan dua agenda besar sekaligus: rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dan perayaan Idul Adha 1447 Hijriah.
Tahun ini, pemerintah menegaskan konsep perayaan yang sederhana namun tetap sarat makna, dengan sejumlah kegiatan baru yang menyasar partisipasi masyarakat luas.
Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menyampaikan bahwa rangkaian HJB akan berlangsung selama lebih dari satu bulan, mulai 10 Mei hingga 14 Juni 2026, dengan puncak acara pada 3 Juni melalui upacara resmi dan helaran budaya.
“Pembukaan rangkaian akan diawali dengan kegiatan Bogor Run yang dibarengi Festival Budaya Nusantara serta Car Free Day. Sejumlah agenda juga dipusatkan di kawasan Cibinong sebagai pusat aktivitas masyarakat,” ujar Ajat usai rapat persiapan di Cibinong, Selasa (28/4).
Pemkab Bogor menyiapkan sejumlah agenda unggulan yang diproyeksikan menjadi magnet warga.
Salah satunya adalah Car Free Day (CFD) khusus HJB pada 31 Mei yang akan dilanjutkan dengan Car Free Night di hari yang sama. Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang ekspresi bagi pelaku UMKM dan seniman daerah.
“Harapannya, Car Free Day ini menjadi pusat kegiatan. UMKM, talenta seni, budaya dari kecamatan lain bisa terpusat dan tampil bersama di sana,” jelasnya.
Pada malam harinya, pemerintah juga akan meresmikan skywalk di depan Kompleks Pemkab Bogor. Infrastruktur tersebut tidak hanya menjadi ikon baru, tetapi juga difungsikan sebagai panggung utama berbagai pertunjukan seni.
Tak berhenti di situ, Pemkab Bogor juga akan meresmikan sejumlah infrastruktur strategis, seperti Puskesmas Citeureup, Alun-alun Tegar Beriman, gedung sekolah, hingga kantor kecamatan dan kelurahan.

