bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya merealisasikan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Bogor Raya dengan menetapkan lokasi pembangunan di kawasan TPA Galuga.
Proyek kolaboratif dengan Pemkot Bogor ini digadang-gadang menjadi tonggak baru pengelolaan sampah berbasis energi di Indonesia.
Pemkab dan Pemkot Bogor sepakat mempercepat pembangunan fasilitas yang tidak hanya mengatasi persoalan sampah, tetapi juga menghasilkan energi listrik bagi masyarakat.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menangani masalah sampah yang selama ini menjadi tantangan bersama.
“Kita kolaborasi bersama-sama menangani sampah dari Bogor. Hari ini kita finalisasi lokasi PSEL Bogor Raya bersama Danantara. Ini merupakan tindak lanjut dari ide dan gagasan luar biasa Bapak Presiden RI yang disambut baik oleh Danantara Indonesia,” ujarnya, Jumat (17/4).
Ia menjelaskan, pembangunan PSEL di TPA Galuga akan memanfaatkan lahan milik Pemerintah Kota Bogor.
Menurutnya, sinergi ini menjadi kunci agar pengelolaan sampah tidak berhenti pada penanganan, tetapi mampu memberi nilai tambah berupa energi listrik.
“Kita bersama-sama membangun pengelolaan sampah menjadi energi listrik di TPA Galuga. Ini bukan hanya untuk Bogor, tapi untuk Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut proyek ini sebagai peluang besar yang belum pernah terjadi sebelumnya di Indonesia.

