bogorplus.id - Penjual gorengan di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng yang berdampak langsung pada penurunan pendapatan.
Salah satu pedagang gorengan, Rahmat (50) mengaku omzetnya menerun semenjak harga minyak goreng dipasaran mengalami kenaikan.
Kata dia, kenaikan harga minyak berbagai jenis itu sudah dirasakan sejak sekitar sepekan terkahir.
“Iya lebih turun omzetnya. Bukan ngaruh lagi, tapi lebih terasa. Kalau dibilang rugi belum, tapi jelas menurun,” kata Rahmat saat ditemui bogorplus.id, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, kenaikan harga minyak goreng itu cukup memberatkan karena menjadi bahan utama dalam usahanya.
Rahmat biasanya membeli minyak kemasan 2 liter dengan harga sekitar Rp44 ribu, namun harga tersebut kerap berubah.
“Kalau saya beli 2 liter itu Rp44 ribu, kadang bisa naik lagi,” ujarnya.
Meski biaya produksi meningkat, Rahmat memilih tidak menaikkan harga jual gorengannya.
Ia khawatir pelanggan akan beralih ke makanan lain yang dianggap lebih mengenyangkan.

