bogorplus.id-Maman Sulaeman (50), pedagang bendera di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor mengeluhkan sepinya pembeli menjelang peringatan HUT RI ke-80.

Pria asal Garut itu sudah berjualan bendera merah putih sejak tahun 2010 silam. Ia menggantungkan hidup dari atribut kemerdekaan.

Maman menjual bendera merah putih dengan kisaran harga mulai dari Rp 15 ribu sampai Rp 200 ribu tergantung ukuran dan bahan.

“Kalau beli online kan nggak tahu bahannya gimana, tapi kalau beli ke kami bisa dilihat langsung, diraba,”ujarnya saat ditemui, Jumat (1/8) kemarin.

Ia menuturkan, omzet penjualan bendera merah putih ini mengalami penuruan, karena faktor daya beli masyarakat yang lemah.

Padahal, kata Maman, di era masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SB) ia dapat meraup keuntungan sampai Rp 2 juta per hari.

“Pendapatan dari jualan bendera sekarang ini sangat tidak menentu, hanya sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu per hari,”ucapnya.

Ayah dari delapan anak ini berharap, pemerintah daerah memberikan perhatian khusus untuk pedahang musiman seperti dia.

Ia juga meminta, agar Satpol PP tidak menggusur pedagang yang berjualan di tepi jalan, selama tidak mengganggu lalu lintas.