BOGORPLUS.ID - Apa yang terjadi adalah pemulihan total pasokan listrik di banyak area Kota Depok pada Senin (15/6/2026) malam. Sebelumnya, aliran listrik sempat terputus sejak sore hari, menyebabkan ketidaknyamanan bagi warga setempat.

Siapa yang terdampak dari gangguan ini meliputi warga di beberapa kawasan spesifik di Depok. Beberapa wilayah yang dikabarkan mengalami pemadaman listrik antara lain Sukmajaya, Jatijajar, dan Kalimulya.

Kapan pemadaman ini terjadi? Gangguan pasokan listrik tersebut dilaporkan mulai terjadi sejak siang hari, sebelum akhirnya penanganan intensif oleh petugas PLN rampung sepenuhnya pada malam hari.

Mengapa pemadaman ini berlangsung? PLN menerangkan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh adanya aktivitas pemeliharaan berkala serta upaya penguatan pada sistem jaringan distribusi kelistrikan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan keandalan sistem.

Bagaimana PLN merespons keluhan warga? Pihak PLN segera menyampaikan permohonan maaf resmi melalui akun media sosial mereka atas segala ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggan di Depok.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sehubungan dengan adanya upaya peningkatan kendalan pasokan listrik bagi masyarakat, admin sampaikan informasi bahwa PLN sedang melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi listrik, yang memerlukan pengaturan pasokan Listrik atau manajemen beban," tulis akun X @pln_123 pukul 16.29 WIB.

Bagaimana proses pemulihan dilakukan? Manajemen PLN menjelaskan bahwa proses pemulihan gardu dan jaringan dilakukan secara bertahap oleh petugas sejak awal laporan gangguan diterima. Pemantauan intensif terus dilakukan dari pusat kontrol.

"Estimasi waktunya secara bertahap, proses penormalan pasokan listrik dilakukan PLN, baik di sistem kontrol maupun di lapangan, sejak awal terjadi gangguan. Tim teknis admin saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan," sambung akun X @pln_123.

Langkah manajemen beban terpaksa diterapkan untuk menjaga stabilitas sistem. Manajemen menegaskan bahwa tindakan ini diambil untuk menjaga performa keandalan interkoneksi ke rumah-rumah warga.