bogorplus.id – Orang tua selalu ingin memberi yang terbaik untuk anaknya. Namun, sering kali orang tua mendidik tanpa pemahaman yang baik tentang perkembangan anak.
Penelitian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam membentuk masa depan anak baik soal mental, pemikiran, dan lainnya. Maka dari itu, orang tua wajib memiliki pemahaman baik terhadap perkembangan anak karena pengasuhan yang salah akan berdampak buruk bagi anak.
Mengutip American Society for the Positive Care of Children, kebiasaan atau pola asuh orang tua yang buruk bisa berdampak pada mental dan psikologis anak. Orang tua kerap menganggap bahwa apa yang mereka lakukan untuk anak sudah baik, padahal mereka tidak menyadari bahwa itu bisa berdampak buruk.
Lantas apa saja kebiasaan buruk orang tua yang bisa merusak mental anak? Berikut ini penjelasannya, yang dikutip dari CNBC.
6 Kebiasaan Orang Tua yang Bisa Merusak Mental Anak
1. Mengabaikan Perasaan Anak
Mengabaikan perasaan anak adalah contoh yang mungkin paling banyak ditemukan. Pernahkah kalian menemukan atau mengalami, saat anak sedang menangis karena sesuatu, justru orang tua berkata “jangan terlalu sedih” atau “itu bukan sesuatu yang besar“?
Itu adalah kebiasaan buruk. Sebab, alih-alih menenangkan anak, kalimat itu bisa memberitahu anak bahwa perasaan yang mereka miliki tidak penting.
“Mereka (orang tua) mengirimkan pesan bahwa perasaan (anak) tidak penting dan lebih baik menekan perasaan tersebut,” ujar Tracy Hutchinson, PhD, LMHC, pakar psikologi positif, kesehatan mental, dan psikologi emosional asal Amerika Serikat.