bogorplus.id – Indonesia terkenal sebagai negara dengan berbagai macam makanan. Dari Sabang hingga Merauke, ada begitu banyak kuliner yang sulit untuk dijelaskan secara ringkas.

Fadly Rahman, M. A. , Dosen Program Studi Ilmu Sejarah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, menyatakan bahwa kuliner Indonesia memiliki sejarah yang panjang dan lebih dalam dari sekadar cita rasa.

Keberagaman makanan di Nusantara tidak hanya disebabkan oleh aspek lokal, tetapi juga oleh berbagai pengaruh dari luar.

“Saya lihat kita bisa belajar sejarah dari makanan,” kata Fadly seperti yang dirangkum dari situs Unpad.

Kuliner Nusantara yang Ada Sejak Abad ke-10

Ahli di bidang sejarah kuliner Indonesia ini menjelaskan bahwa banyak referensi tentang makanan dalam naskah kuno di tanah air.

Naskah tersebut mencatat beberapa makanan khas nusantara yang telah ada sejak abad ke-10 Masehi, seperti pecel, sambal, rawon, kerupuk, dan dawet.

Baik pada masa lalu maupun sekarang, makanan tersebut masih dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.

Catatan sejarah mengenai kuliner di Indonesia berbeda dengan dokumentasi makanan luar negeri.