bogorplus.id - Korea Selatan selama ini dikenal sebagai kiblat dunia perawatan wajah dengan tahapan penggunaan produk yang cukup panjang. Namun, kini muncul tren baru yang mulai diminati oleh para penggiat kecantikan, yakni istilah "diet skincare". Berbeda dengan tren sebelumnya, metode ini justru mengedepankan prinsip minimalis dalam merawat kulit.

Diet skincare merupakan metode perawatan wajah yang dilakukan dengan meminimalkan tahapan rutin guna mengurangi risiko iritasi akibat penggunaan produk yang berlebihan. Fokus utama dari metode ini adalah kembali ke kebutuhan dasar kulit, yang biasanya hanya mencakup tiga produk utama: pembersih (cleanser), pelembap (moisturizer), dan tabir surya (sunscreen).

Dalam praktiknya, terdapat tiga tahapan utama yang perlu diperhatikan saat melakukan diet skincare:

Pertama adalah "skincare fasting" atau puasa produk kecantikan. Pada tahap ini, pengguna memangkas rutinitas harian menjadi hanya tiga langkah di siang hari, yaitu pembersih, pelembap, dan tabir surya untuk perlindungan dari sinar matahari. Sementara untuk malam hari, rutinitas disederhanakan menjadi dua tahap saja, yakni pembersihan ganda (double cleansing) dan pelembap.

Kedua, penambahan produk khusus (supplement) hanya dilakukan untuk solusi target tertentu. Jika pengguna masih mendapati masalah kulit yang spesifik, maka diperbolehkan menambah produk yang sesuai dengan kondisi kulit setelah melakukan pengamatan mendalam.

Ketiga adalah komitmen terhadap rutinitas. Konsistensi menjadi tantangan utama karena kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan pola perawatan. Para ahli menyarankan untuk memberikan waktu penyesuaian setidaknya selama dua minggu agar hasil pengurangan produk dapat terlihat secara optimal.

Penerapan diet skincare ini menawarkan berbagai manfaat bagi kesehatan kulit. Selain memberikan kesempatan bagi kulit untuk beristirahat dari paparan bahan kimia yang berlebihan, metode ini juga diklaim dapat menjaga kelembapan alami wajah dan menghindarkan kulit dari ketergantungan produk tertentu.

Secara jangka panjang, diet skincare dipercaya dapat mencegah tanda-tanda penuaan dini yang dipicu oleh penggunaan produk yang terlalu banyak. Kulit berpotensi tampak lebih sehat dan bercahaya (glowing) karena kemampuan alami wajah dalam memproduksi minyak alami lebih terjaga. Selain manfaat kesehatan, metode ini juga berdampak positif pada efisiensi pengeluaran konsumen karena lebih sedikit produk yang harus dibeli.