bogorplus.id - Perselingkuhan kerap menjadi momok menakutkan yang memicu keretakan hubungan asmara hingga perceraian dalam rumah tangga. Meski sering kali dikaitkan dengan ketertarikan fisik atau materi, alasan di balik tindakan tidak setia ini rupanya jauh lebih kompleks dan melibatkan aspek psikologis yang mendalam.
Banyak anggapan keliru bahwa pria berselingkuh hanya demi wanita yang lebih menarik secara fisik, sementara wanita berselingkuh demi pria yang lebih mapan secara finansial. Faktanya, ada berbagai faktor emosional dan psikologis yang melatarbelakangi mengapa seseorang memilih melanggar komitmen dengan pasangannya.
Perbedaan Motif Pria dan Wanita dalam Berselingkuh
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa pria dan wanita memiliki motif yang berbeda saat memutuskan untuk tidak setia. Bagi pria, perselingkuhan tidak selalu didasari oleh hasrat seksual semata. Pemicu utamanya justru sering kali berakar dari kurangnya kedekatan emosional dengan pasangan.
Hubungan yang terasa dingin dan minim apresiasi membuat pria merasa tidak dihargai. Kondisi inilah yang mendorong mereka mencari kehangatan emosional dan pengakuan dari orang lain.
Sebaliknya, wanita yang berselingkuh biasanya dipicu oleh perasaan kesepian, diabaikan, atau kurang dihargai oleh pasangannya. Pada dasarnya, wanita membutuhkan perhatian dan kekaguman agar merasa berharga. Ketika kebutuhan emosional ini tidak terpenuhi di dalam rumah tangga, wanita cenderung mencari perhatian tersebut dari pria lain.
Selain perbedaan motif gender tersebut, terdapat faktor-faktor eksternal dan internal lain yang membuat seseorang rentan berselingkuh. Faktor-faktor tersebut meliputi gangguan kepribadian, kejenuhan dalam hubungan, tantangan hubungan jarak jauh (LDR), kurangnya komitmen, hingga keyakinan keliru bahwa mereka telah menemukan sosok twin flame atau belahan jiwa lain yang lebih memahami dirinya.
Bahaya 'Selingkuh Hati' yang Kerap Diabaikan
Salah satu bentuk ketidaksetiaan yang sering kali tidak disadari namun sangat berbahaya adalah "selingkuh hati" atau perselingkuhan emosional. Berbeda dengan perselingkuhan fisik yang belum tentu melibatkan perasaan, selingkuh hati justru melibatkan kedekatan emosional, rasa saling menyukai, hingga cinta. Hubungan yang berawal dari kedekatan emosional ini sangat rentan berujung pada perselingkuhan fisik.





