bogorplus.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menargetkan merevitalisasi 11.250 Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) hingga 2027.
Program itu dipercepat lantaran masih terdapat sekitar 24.000 unit rumah yang masuk kategori tidak layak huni di Kabupaten Bogor.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, revitalisasi Rutilahu dilakukan secara bertahap sejak 2025.
Hingga 2026, sebanyak 7.500 unit rumah telah diperbaiki, sedangkan pada 2027 ditargetkan kembali 3.750 unit rumah direvitalisasi.
"Revitalisasi Rutilahu kami lakukan secara bertahap sejak 2025. Setiap tahunnya sebanyak 3.750 unit rumah direvitalisasi. Pada 2027 nanti kami juga akan melanjutkan program tersebut," ujar Rudy kepada wartawan, Senin (20/7/2026).
Menurut Rudy, percepatan penanganan Rutilahu tidak bisa hanya mengandalkan APBD.
Karena itu, Pemkab Bogor menggandeng DPR RI dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) agar program perbaikan rumah warga dapat berjalan lebih cepat dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
"Untuk membangun Kabupaten Bogor, termasuk merevitalisasi Rutilahu, kita harus bergotong royong dengan pemerintah pusat, termasuk DPR RI," jelasnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Bogor berharap jumlah rumah tidak layak huni terus berkurang setiap tahun sehingga kualitas hunian dan kesejahteraan masyarakat meningkat.






.png)