bogorplus.idRukun iman terdiri dari dua kata, yaitu rukun dan iman. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata rukun berarti dasar, sedangkan iman memiliki makna keyakinan dan kepercayaan kepada Allah, nabi, kitab, dan lainnya.

Dari definisi-definisi tersebut, kita dapat menarik kesimpulan bahwa rukun iman adalah keyakinan dan kepercayaan yang menjadi fondasi kehidupan bagi umat Islam.

Dalam buku Mengenal Rukun Iman dan Islam, iman dijelaskan sebagai keyakinan yang ada dalam hati, ungkapan di lidah, dan tindakan dengan anggota tubuh. Oleh karena itu, iman dapat bertambah dengan menjaga ketaatan, ibadah, dan tindakan baik, tetapi juga dapat menurun jika melakukan sebaliknya.

Dengan demikian, rukun iman dapat diartikan sebagai komitmen untuk melindungi keyakinan dalam hati, ungkapan di lisan, dan tindakan di kehidupan sehari-hari.

Sebagai seorang Muslim, tanggung jawab kita bukan hanya dalam menghafal rukun iman, tetapi juga memahami esensinya. Dengan begitu, kita akan dapat menghayati enam rukun iman sesuai dengan firman Allah di surah An-Nisaayat 36 berikut:

 وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ ۝٣٦

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah, Rasul-Nya (Nabi Muhammad), Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, dan kitab yang Dia turunkan sebelumnya. Siapa yang kufur kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para Rasul-Nya, dan hari akhir sungguh dia telah tersesat sangat jauh.”

1. Iman kepada Allah

Kata kuncinya adalah bahwa Allah itu ada. Ya, tanda beriman kepada Allah adalah kita harus meyakini sepenuhnya bahwa Allah itu ada. Selanjutnya, kita harus percaya bahwa Allah yang menciptakan, menguasai, dan mengatur seluruh alam semesta.