bogorplus.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor dalam beberapa hari terakhir memicu longsor di wilayah Kampung Kebun Manggis, Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Material tanah ambles dengan panjang mencapai puluhan meter, menyebabkan akses jalan warga terputus dan sejumlah rumah terdampak.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menyebut longsor memiliki bentangan sekitar 50 hingga 70 meter dengan kedalaman mencapai 10 meter. Peristiwa ini dipicu intensitas hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
“Kalau dilihat bentangnya sekitar 50 sampai 70 meter, tidak sampai 100 meter. Kedalamannya sekitar 10 meter. Longsor ini terjadi karena curah hujan yang lebat yang terjadi di Kota Bogor beberapa hari ke belakang ini,” ujarnya.
Sebanyak enam bangunan dilaporkan terdampak, dengan total 10 kepala keluarga (KK).
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, beberapa rumah mengalami kerusakan pada bagian halaman akibat tanah yang amblas terbawa longsoran.
Selain itu, jalan di depan permukiman warga ikut tergerus dan kini tidak dapat dilalui, baik oleh kendaraan roda dua maupun pejalan kaki. Jalur tersebut sebelumnya menjadi akses utama warga setempat.
BPBD Kota Bogor langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat. Petugas melakukan asesmen lokasi, menutup celah tanah menggunakan terpal untuk mencegah longsor susulan, serta mengamankan area rawan.
Dimas memastikan pihaknya juga tengah mendata warga terdampak untuk segera direlokasi ke hunian sementara (huntara) dengan sistem kontrakan yang dibiayai pemerintah.

