bogorplus.id- Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Institut Ummul Quro Al-Islami (IUQI) Bogor, kelompok 24 sukses melaksankan kegiatan penyuluhan mengenai stunting,di Desa Sadeng Kolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Selasa, (19/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini.
Penyuluhan ini berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh warga setempat, terutama para ibu hamil dan ibu dengan balita.
Dalam kegiatan tersebut, Mahasiswa KKM IUQI bekerja sama dengan dosen serta mahasiswa dari Akademi Kebidanan (Akbid) IUQI.
Kolaborasi ity menghadirkan penyampaian materi yang komprehensif, mulai dari pengertian stunting, penyebab, dampak jangka panjang, hingga langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan di tingkat rumah tangga.
Dosen pembimbing dari Akbid IUQI, yang turut hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa stunting bukan hanya soal kekurangan gizi, tetapi juga berkaitan erat dengan pola asuh, sanitasi, dan akses terhadap layanan kesehatan.
“Edukasi langsung ke masyarakat seperti ini sangat penting, karena pencegahan stunting harus dimulai dari kesadaran individu dan keluarga,” ungkap salah satu dosen pembimbing.
Selain sesi penyuluhan, kegiatan juga dilengkapi dengan konsultasi kesehatan gratis, dan cek tensi gratis.
Ketua Kelompok 24 KKM IUQI Muhamad Hasby Azhari menyampaikan rasa syukurnya atas keberhasilan kegiatan ini dan berharap edukasi yang diberikan dapat membawa manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Sadeng Kolot.