bogorplus.id- Pemerintah Kota (Pemkot ) Bogor menggelar Kirab bendera Merah Putih rasaksa sepanjang 500 meter dari Tugu Kujang sampai Pusat Pendidikan Zeni (Pusdikzi).

Acara itu digelar untuk memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tahun dan juga merupakan kegiatan Festival Merah Putih yang telah menjadi tradisi tahunan di Kota Bogor.

Kirab Merah Putih tahun ini diikuti sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari TNI, Polri, unsur pemerintah, mahasiswa, pelajar, masyarakat, dan berbagai komunitas.

Mereka mengarak lima rangkaian kain merah putih berukuran masing-masing 100 x 6 meter, yang secara simbolis merepresentasikan lima sila dalam Pancasila.

Adapun panjang formasi kirab mencapai 1,2 kilometer, dilengkapi atraksi drum band, parade mobil taktis, kendaraan tempur, serta penampilan berbagai komunitas.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan tradisi kirab bendera Merah Putih itu telah berlangsung selama 10 tahun.

Ia berharap tradisi tersebut harus terus dilestarikan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme seluruh masyarakat Kota Bogor.

“Kita harus terus memupuk rasa nasionalisme dan kebangsaan, dari Bogor untuk Indonesia. Hampir tidak ada kota lain yang selama hampir satu dekade konsisten meneguhkan cinta tanah air di bulan Agustus, melibatkan seluruh warga dengan kegiatan nasionalisme seperti ini,” ujarnya.

Dedie menuturkan, Kirab Merah Putih dalam rangkaian Festival Merah Putih ini dapat terus berlanjut setiap tahun dan semakin memperkuat rasa nasionalisme seluruh masyarakat Kota Bogor.