bogorplus.id- Ketua DPRD Sastra Winara meminta Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengawasi SPBU agar tidak melakukan kecurangan.
Sebelumnya, Kementrian Perdagangan dan Bareskrim Polri melakukan penyegelan di SPBU Sentul.
SPBU itu diduga melakukan pengurangan takaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax.
Sastra meminta Pemkab supaya lebih waspada dan tidak kecolongan dengan adanha SPBU nakal.
Ia mengaku terkejut dengan temuan yang dilakukan Kemendag dan Bareskrim RI, mengingat setiap tahunnya pemerintah daerah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) selalu melakukan pengukuran tera BBM di seluruh SPBU.
“Nah tentu kami juga kaget ya, dari Disperindag setiap tahun itu melakukan tera, ternyata yang ditera, yang selalu dicek, aman-aman saja,” ujarnya, Rabu (19/3).
Ia menyatakan keprihatinannya terhadap kejadian ini dan berharap tidak ada lagi kasus serupa di Kabupaten Bogor.
Sastra Winara menegaskan, bahwa pemerintah daerah berkomitmen dalam menjaga ketertiban pengukuran BBM, namun tetap kecolongan meskipun tera dilakukan secara rutin.
“Itu kita sangat prihatin ya. Mudah-mudahan kejadian seperti ini tidak ada lagi. Pemerintah daerah sudah berkomitmen untuk tertib ukur, setiap tahun tera dilakukan, tapi masih saja terjadi manipulasi seperti ini,” tegasnya.