BOGORPLUS.ID - Sebuah perkembangan mengejutkan terjadi di dunia perwasitan internasional menjelang gelaran akbar Piala Dunia 2026. Otoritas Amerika Serikat mengambil langkah tegas dengan mendeportasi salah satu nama yang seharusnya masuk dalam daftar petugas pertandingan turnamen tersebut.

Sosok yang menjadi sorotan utama dalam insiden ini adalah Omar Artan, seorang wasit yang memiliki kewarganegaraan Somalia. Keputusan deportasi ini secara otomatis menggagalkan partisipasinya dalam ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Peristiwa ini bermula pada hari Sabtu, tanggal 6 Juni 2026, ketika Omar Artan mendarat di Amerika Serikat. Kedatangannya direncanakan terkait dengan persiapan akhir sebelum turnamen sepak bola dunia dimulai beberapa waktu kemudian.

Setibanya di Bandara Internasional Miami, wasit berusia 34 tahun tersebut langsung diinterogasi dan ditahan oleh petugas imigrasi yang bertugas di lokasi. Penahanan ini merupakan awal dari proses deportasi yang kemudian dilakukan oleh pihak berwenang AS.

Detail mengenai alasan spesifik di balik penahanan dan deportasi Omar Artan masih belum dijelaskan secara rinci oleh pihak imigrasi setempat. Namun, insiden ini menimbulkan tanda tanya besar mengenai proses verifikasi yang dilakukan terhadap ofisial pertandingan internasional.

Dikutip dari PORTAL7.CO.ID, keputusan deportasi ini datang secara mendadak dan mengejutkan banyak pihak yang terlibat dalam struktur perwasitan global. Status Artan yang seharusnya sudah terdaftar untuk bertugas kini resmi dicabut.

Insiden ini menjadi sorotan karena melibatkan seorang ofisial yang seharusnya mendapatkan akses penuh untuk terlibat dalam persiapan akhir Piala Dunia 2026. Keputusan penahanan terjadi segera setelah ia melewati pemeriksaan kedatangan di bandara tersebut.

"Keputusan mengejutkan datang dari otoritas Amerika Serikat yang mendeportasi salah satu wasit yang dijadwalkan bertugas dalam ajang Piala Dunia 2026," tulis PORTAL7.CO.ID mengenai perkembangan dramatis ini.

Lebih lanjut, media tersebut menggarisbawahi identitas sang wasit. "Wasit yang dimaksud adalah Omar Artan, yang berasal dari Somalia, dan gagal bergabung dalam turnamen bergengsi tersebut," tambah PORTAL7.CO.ID.