BOGORPLUS.ID - Sebuah insiden kebakaran hebat dilaporkan terjadi pada Jumat sore, 12 Juni 2026, yang melanda sebuah bangunan gudang di wilayah Kalideres, Jakarta Barat. Api terlihat membubung tinggi dari atap bangunan, menarik perhatian warga sekitar dan petugas penanggulangan bencana.

Peristiwa ini segera memicu respons cepat dari otoritas pemadam kebakaran setempat. Petugas segera diterjunkan ke lokasi kejadian dalam jumlah besar untuk berusaha mengendalikan kobaran api agar tidak meluas.

Lokasi spesifik kebakaran teridentifikasi berada di area ruko Jalan Satu Maret RT 01 RW 09, Kelurahan Prepedan, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Informasi ini didapatkan dari sumber-sumber yang memantau perkembangan situasi di lapangan.

Pihak Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. "Objek terbakar gudang," ujar petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta pada Jumat (12/6/2026).

Dinas Gulkarmat menerima laporan pertama mengenai kebakaran ini pada pukul 17.16 WIB melalui sambungan telepon dari masyarakat. Informasi awal ini menjadi dasar penentuan skala respons yang akan dikerahkan ke lokasi.

Operasi pemadaman awal secara resmi dimulai oleh Sektor Damkar Kalideres sejak pukul 17.24 WIB. Personel di lapangan langsung bekerja keras untuk memutus rantai perambatan api yang semakin membesar.

Untuk menangani skala kebakaran yang cukup besar tersebut, sebanyak 19 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke tempat kejadian perkara. Selain itu, sebanyak 95 personel dikerahkan untuk memadamkan si jago merah.

"Situasi kebakaran, masih proses pemadaman," jelas petugas yang bertugas memantau perkembangan situasi di lokasi kejadian. Petugas terus berupaya maksimal untuk memastikan api benar-benar padam total.

Dilansir dari Detikcom, proses pemadaman masih berlangsung intensif hingga berita ini diturunkan. Saat ini, penyebab pasti kebakaran, kronologi lengkap, serta informasi mengenai adanya korban jiwa maupun luka masih belum dapat dipastikan oleh pihak berwenang.