BOGORPLUS.ID - Pemerintah Kota Palembang mengambil langkah preventif dengan menambah jumlah kamera pengawas atau CCTV di area vital Jembatan Ampera. Langkah ini diambil sebagai respons langsung terhadap peningkatan insiden perusakan dan pencurian fasilitas umum di ikon kota tersebut.
Keputusan ini muncul setelah Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, menemukan beberapa besi pembatas trotoar di Jembatan Ampera raib, yang diduga kuat telah digondol oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Ini harus ditambah CCTV ini, besi tiang ini aja hilang, kalau ada CCTV mengarah ke sini otomatis pelaku terkam, saya sudah minta ke Kominfo Palembang agar ditambah," ujar Ratu Dewa, Wali Kota Palembang.
Perintah penambahan perangkat pengawasan ini segera disampaikan oleh wali kota kepada dinas terkait, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Palembang, untuk memperluas jangkauan pemantauan visual.
Saat ini, kondisi eksisting menunjukkan bahwa kamera pengawas yang terpasang belum optimal karena keterbatasan sudut pandang untuk menjangkau seluruh area krusial di jembatan ikonik tersebut.
Menindaklanjuti hal tersebut, penambahan akan difokuskan pada area yang selama ini kurang tercover oleh sistem pengawasan yang ada. "Saat ini ada tiga titik CCTV di bagian tengah jembatan. Kami akan menambah dua titik lagi di bagian pangkal, masing-masing di sisi hulu dan hilir," ungkap Ratu Dewa, Wali Kota Palembang.
Dengan penambahan dua unit baru ini, maka total kamera pengawas yang akan memantau keamanan di sepanjang bentangan Jembatan Ampera akan bertambah menjadi lima titik pengawasan.
Selain peningkatan keamanan digital melalui CCTV, pemulihan fisik infrastruktur jembatan juga menjadi prioritas mendesak mengingat sebentar lagi jembatan tersebut akan kembali digunakan untuk kegiatan publik.
"Kami meminta kerjasamanya saat program tersebut resmi diluncurkan sehingga masyarakat dan wisatawan dapat beraktivitas dengan nyaman," kata Ratu Dewa, Wali Kota Palembang.






.png)