bogorplus.id  - Kapasitas layanan KRL di Stasiun Bogor resmi meningkat. PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta mulai mengoperasikan peron dan jalur 6, 7, dan 8 yang telah diperpanjang sehingga kini mampu melayani rangkaian KRL 12 kereta (SF12), Selasa (15/7/2026).

Pengoperasian infrastruktur baru tersebut menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan layanan bagi sekitar 98 ribu hingga 100 ribu penumpang yang setiap hari menggunakan Stasiun Bogor, terutama saat jam sibuk.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan proyek perpanjangan jalur dan peron berhasil diselesaikan sesuai target setelah dikerjakan selama 90 hari sejak April 2026.

“Pekerjaan perpanjangan jalur dan peron di Stasiun Bogor berhasil diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan tanpa kendala berarti. Seluruh tahapan konstruksi, pemeriksaan, dan pengujian telah dilaksanakan sehingga infrastruktur dinyatakan siap untuk dioperasikan sesuai standar teknis dan keselamatan perkeretaapian,” ujar Franoto.

Sebelumnya, jalur 6, 7, dan 8 hanya mampu melayani KRL dengan stamformasi 10 kereta (SF10). Setelah dilakukan perpanjangan masing-masing sepanjang 50 meter, ketiga jalur tersebut kini dapat menampung rangkaian KRL 12 kereta.

Selain memperpanjang jalur dan peron, KAI juga melakukan penyesuaian pada jalur dan peron 6 serta 7 dari kondisi eksisting sepanjang 57 meter untuk mendukung operasional yang lebih optimal.

Pengoperasian perdana dimulai sejak dini hari. KRL nomor 1159 tujuan Jakarta Kota menjadi kereta pertama yang menggunakan Jalur 6 pada pukul 04.08 WIB.

Selanjutnya, KRL nomor 1001 tujuan Manggarai diberangkatkan dari Jalur 7 pada pukul 04.13 WIB, disusul KRL nomor 1161 tujuan Jakarta Kota yang menjadi kereta pertama di Jalur 8 pada pukul 04.18 WIB.

Dengan bertambahnya kapasitas peron dan jalur, arus naik-turun penumpang diharapkan menjadi lebih lancar.