Bogorplus.id – Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, Anggota DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Marlyn Maisarah menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Selasa 10 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan sosialisasi tersebut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Bogor Muhammad Irvan Maulana, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat dari wilayah Kecamatan Citeureup dan sekitarnya. Kehadiran berbagai unsur masyarakat ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti dialog kebangsaan yang bertujuan memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai dasar negara sekaligus mempererat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat.

Dalam pemaparannya, Marlyn Maisarah menegaskan bahwa Empat Pilar Kebangsaan tidak hanya dipahami sebagai konsep ideologis atau materi sosialisasi semata, tetapi harus menjadi nilai yang hidup dan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, Pancasila sebagai dasar negara memiliki relevansi yang sangat kuat dengan kehidupan sosial masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi nilai gotong royong, toleransi, serta semangat kebersamaan di tengah keberagaman.

“Empat Pilar Kebangsaan harus terus kita hidupkan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai Pancasila, konstitusi, serta semangat persatuan harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan berkeadaban,” ujar Marlyn.

Ia menambahkan bahwa momentum bulan suci Ramadhan merupakan waktu yang sangat tepat untuk memperkuat implementasi nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Ramadhan tidak hanya menjadi momentum spiritual untuk meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi ruang sosial untuk memperkuat solidaritas, kepedulian terhadap sesama, serta semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Marlyn, semangat Ramadhan yang identik dengan nilai-nilai keikhlasan, kepedulian sosial, serta kebersamaan memiliki keselarasan dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, khususnya sila Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Oleh karena itu, berbagai kegiatan sosial seperti berbagi kepada masyarakat, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa, serta kegiatan gotong royong di lingkungan masyarakat dapat menjadi bentuk nyata implementasi nilai-nilai kebangsaan.

“Ramadhan adalah momentum yang sangat baik untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan sosial, mempererat silaturahmi antarwarga, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat Pancasila yang menekankan pentingnya kebersamaan dan keadilan sosial,” tambahnya.