bogorplus.id - Sensasi kesemutan pada kaki sering kali dianggap sebagai persoalan ringan yang muncul akibat duduk terlalu lama atau posisi tidur yang salah. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada. Pasalnya, kondisi kaki yang sering kesemutan secara terus-menerus bisa menjadi indikator adanya gangguan kesehatan serius dalam tubuh.

Secara medis, kesemutan atau parestesia terjadi akibat adanya rangsangan tidak normal atau tekanan pada saraf. Gejala yang dirasakan biasanya meliputi rasa seperti ditusuk-tusuk jarum, mati rasa, hingga sensasi terbakar pada area kaki. Meski umumnya mereda setelah posisi tubuh diubah, kondisi yang mengganggu aktivitas sehari-hari memerlukan perhatian medis lebih lanjut.

Ragam Penyebab Kaki Sering Kesemutan

Ada berbagai faktor yang memicu terjadinya kesemutan kronis, mulai dari kekurangan nutrisi hingga penyakit degeneratif. Berikut adalah beberapa penyebab utamanya:

1. Defisiensi Vitamin B12
Vitamin B12 berperan vital dalam pembentukan sel darah merah dan optimalisasi fungsi saraf. Kekurangan asupan ini dapat memicu gangguan saraf yang bermanifestasi sebagai kesemutan. Orang dewasa disarankan mengonsumsi 4 mikrogram vitamin B12 per hari melalui konsumsi salmon, tuna, telur, daging merah, atau suplemen sesuai anjuran dokter.

2. Konsumsi Alkohol Berlebihan
Kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan dapat merusak jaringan saraf tepi atau yang dikenal dengan istilah neuropati alkoholik. Selain itu, alkohol dapat menghambat penyerapan vitamin B1 (tiamin), yang berujung pada kerusakan sel saraf dan rasa mati rasa.

3. Cedera dan Paparan Racun
Tekanan pada sumsum tulang belakang akibat cedera dapat mengganggu pengiriman sinyal saraf dari otak ke kaki. Selain itu, penumpukan logam berat seperti merkuri, arsenik, dan timbal akibat paparan lingkungan kerja atau makanan terkontaminasi juga dapat memicu gejala serupa.

4. Diabetes Melitus
Tingginya kadar gula darah dalam jangka panjang dapat menyebabkan kerusakan saraf tepi atau neuropati diabetik. Kaki kesemutan merupakan salah satu gejala umum yang sering dialami penderita diabetes, selain sering buang air kecil dan mulut kering.

5. Gangguan Saraf Spesifik
Beberapa kondisi medis seperti Tarsal Tunnel Syndrome (penekanan saraf tibialis di pergelangan kaki) dan saraf kejepit akibat tekanan otot atau ligamen menjadi pemicu utama rasa nyeri dan kesemutan.