bogorplus.id- Pelatih timnas Inggris, Thomas Tuchel, kembali membuat gebrakan dalam laga kualifikasi Piala Dunia menghadapi Andorra yang digelar di Barcelona.
Meski di atas kertas Inggris jauh lebih diunggulkan, Tuchel memilih untuk menurunkan susunan pemain yang terbilang eksperimental dan menariknya, dua pemain Aston Villa masuk dalam starting XI.
Ezri Konsa akan mengisi salah satu dari tiga posisi bek tengah dalam formasi 3-4-2-1. Ia akan berdampingan dengan Reece James dan Dan Burn di lini belakang untuk melindungi kiper utama Inggris, Jordan Pickford.
Konsa dikenal sebagai sosok tangguh dan konsisten, dan peran stabilnya diyakini penting meski Andorra tidak dikenal sebagai tim yang agresif dalam menyerang.
Sementara itu, Morgan Rogers juga mendapatkan kepercayaan besar. Pemain muda Aston Villa ini akan bermain tepat di belakang kapten sekaligus striker utama Harry Kane, bersama Cole Palmer.
Keduanya akan mengemban tugas sebagai kreator serangan. Dengan dukungan dari lini tengah yang dihuni oleh Jude Bellingham dan Jordan Henderson, Rogers diprediksi akan punya ruang dan kebebasan untuk berkreasi.
Di sisi sayap, Noni Madueke dan Curtis Jones tampaknya akan diberi kepercayaan mengisi peran sebagai wing-back, memperkuat sayap dalam formasi yang memungkinkan mereka menyerang dan bertahan seimbang.
Langkah Tuchel ini menunjukkan keinginannya untuk bereksperimen dan memberi kesempatan kepada pemain muda berbakat.
Melawan tim sekelas Andorra, yang kemungkinan akan tampil bertahan total, Inggris memang punya ruang untuk bereksplorasi.