bogorplus.id - Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat realisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dengan pola kerja intensif demi mengejar target peresmian nasional pada Agustus mendatang.

Hingga akhir April, dari total 189 titik yang direncanakan, sebanyak 134 gerai telah berjalan dan sekitar 25 titik lainnya siap operasional.

Sekda Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan percepatan dilakukan sebagai bentuk dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. 

Ia meminta seluruh perangkat daerah meninggalkan pola kerja konvensional dan bergerak cepat menyelesaikan berbagai hambatan di lapangan.

“Kita harus bekerja dengan pola tektokan, cepat, langsung menyelesaikan masalah. Kalau pola kerjanya masih biasa-biasa saja, saya yakin program ini tidak akan selesai tepat waktu,” ujar Ajat dalam rapat koordinasi di Cibinong, Rabu (29/4).

Ajat menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menuntaskan berbagai kendala, terutama terkait lahan dan administrasi yang masih menghambat puluhan titik lainnya. 

Ia juga mengingatkan agar tidak ada lagi ego sektoral dalam pelaksanaan program strategis tersebut.

“KDKMP merupakan agenda strategis nasional yang membutuhkan langkah cepat, pola kerja progresif, dan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Untuk mempercepat proses, Pemkab Bogor membentuk satuan tugas (Satgas) khusus. Bahkan, Dinas Koperasi dan UKM diminta berkantor langsung di lokasi Satgas agar evaluasi dapat dilakukan setiap hari dan masalah bisa segera ditangani.