bogorplus.id - Direktur Utama Perumda Transportasi Pakuan (Transpakuan) Kota Bogor, Rachma Nissa Fadlia, resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Meski masa kepemimpinannya belum berakhir. Keputusan itu berlaku sejak Rabu, 13 April 2026.

Rachma, yang menjabat sejak 2022 dan seharusnya memimpin hingga 2027. Ia memilih mundur atas alasan pribadi yang berkaitan dengan keluarga.

“Keputusan ini saya ambil atas pertimbangan dan permintaan keluarga. Ini bukan hal yang mudah, tetapi saya menilai ini adalah langkah terbaik untuk saat ini,” ujar Rachma, Jumat (1/4/2026).

Pemkot Bogor memastikan bahwa pengunduran diri tersebut murni berasal dari keinginan pribadi tanpa tekanan pihak lain. 

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi bahwa keputusan itu ia pilih dan mengirimkan permohon secara pribadi.

“Iya, atas permintaan sendiri. Permohonan sendiri,” kata Denny.

Selama menjabat, Rachma mengaku mendapatkan pengalaman berharga dalam mengelola transportasi publik di Kota Bogor.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah atas kepercayaan yang diberikan menjadi Dirut Transpakuan Bogor.