BOGORPLUS.ID - Perusahaan pengembang sistem nirawak asal Denmark, Sky-Watch, secara resmi memperkenalkan produk terbarunya, yaitu sistem pesawat udara tanpa awak (UAV) jarak jauh bernama RQ-70 Dainn. Peluncuran ini menandai langkah maju dalam teknologi pertahanan nirawak global.
Sistem RQ-70 Dainn ini dirancang secara spesifik untuk mengoptimalkan pelaksanaan misi intelijen, pengawasan, dan pengintaian (ISR). Selain itu, drone ini juga memiliki kapabilitas untuk akuisisi target secara efektif di lapangan.
Perkembangan ini menunjukkan bagaimana dinamika medan perang modern, termasuk pengalaman dari konflik yang terjadi di Ukraina, mendorong inovasi dalam pengembangan alat pertahanan udara. Kebutuhan akan sistem pengawasan yang lebih canggih menjadi semakin mendesak.
Danantara Jajaki Obligasi Global 30 Tahun, Respons Tingginya Permintaan Investor Internasional
Peluncuran perdana dari RQ-70 Dainn dijadwalkan akan diselenggarakan pada ajang pameran pertahanan internasional Eurosatory. Lokasi penyelenggaraan acara bergengsi ini adalah di Paris, Prancis.
Acara Eurosatory sendiri dijadwalkan berlangsung dalam rentang waktu lima hari, yaitu mulai tanggal 15 hingga 19 Juni 2026 mendatang. Momen ini diharapkan menjadi ajang pembuktian kapabilitas teknologi drone terbaru tersebut.
Peluncuran ini secara tegas menandai adanya evolusi signifikan dalam kapabilitas pertahanan global. Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya kecepatan dan kompleksitas medan perang kontemporer saat ini.
Dilansir dari BisnisMarket.com, pengenalan RQ-70 Dainn diharapkan dapat memberikan solusi pengawasan superior bagi pengguna akhir di berbagai sektor keamanan dan pertahanan. Teknologi ini menjanjikan peningkatan efisiensi operasional secara substansial.
Drone jarak jauh ini diharapkan mampu memberikan keunggulan taktis melalui pengumpulan data intelijen yang real-time dan akurat, sebuah kebutuhan krusial dalam operasi militer modern.






.png)