bogorplus.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan kunjungan langsung ke lokasi tanah longsor di Kampung Jero Kuta RT 05 RW 16, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Sabtu (31/1/2026) malam.
Setibanya di lokasi, Dedie segera memeriksa dan memastikan bahwa tanah longsor yang terjadi pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 18.45 WIB akibat hujan deras telah mendapatkan penanganan sementara dengan pemasangan terpal agar tidak terjadi longsor lagi.
Setelah melakukan peninjauan, Dedie Rachim meluangkan waktu untuk mengunjungi rumah duka korban bencana longsor, yaitu Aminah (54), yang kini tinggal di hunian sementara setelah bencana terjadi.
Dalam kesempatan tersebut, Dedie Rachim juga memberikan beberapa bantuan, termasuk uang santunan untuk keluarga korban yang meninggal sebagai tanda empati dan perhatian dari Pemerintah Kota Bogor terhadp warganya yang terdampak.
“Atas nama Pemerintah Kota Bogor, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Dedie.
Dedie juga menekankan bahwa Pemerintah Kota Bogor dan Penanggulangan Daerah Bencana (BPBD) Kota Bogor akan terus mengambil langkah-langlah penanganan dan mitigasi setelah bencana, serta memantau daerah-daerah yang berpotensi bencana untuk memastikan keselamatan masyarakat.
“Kami bersama BPBD dan perangkat wilayah akan terus melakukan pemantauan, mitigasi, serta langkah antisipatif guna mengurangi risiko kejadian serupa, terutama di tengah cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang tinggi. Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” katanya.
Ia juga mengimbai masyarakat Kota Bogor, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, untuk lebih waspada, menjaga lingkungan sekitar, dan segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda potensi longsor atau bencana lainnya kepada pihak berwenang atau BPBD.
Sebagai langkah untuk kesiapsiagaan, Pemerintah Kota Bogor telah menyediakan berbagai layanan darurat yang dapat dihubungi oleh masyarakat, antara lain: