bogorplus.id- Sebanyak 26.000 unit rumah bersubsidi resmi diserahkan kepada masyarakat dalam akad kredit massal KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Kegiatan nasional berlangsung di Cileungsi, Kabupaten Bogor, dan disiarkan secara daring dari 90 lokasi perumahan di 30 provinsi.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pencapaian 26.000 unit KPR ini melebihi target awal sebanyak 25.000 unit. Ia menyebut capaian ini sebagai “anomali positif” dalam budaya birokrasi Indonesia.
“Biasanya janji disampaikan setinggi langit, tapi hasilnya tak sesuai harapan. Kalau ini kebalik, janjinya 25.000, hasilnya lebih dari yang dijanjikan,” ungkapnya.
Ia menilai capaian ini sebagai tanda awal perubahan mentalitas dan etos kerja para pejabat dan pemimpin.
“Ini tanda-tanda transformasi. Karena itu, kita berani tetapkan target tinggi: 3 juta rumah. Target itu harus kita kejar dan capai,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengutip pesan Bung Karno: “Gantungkanlah cita-citamu setinggi langit. Kalau kau tidak sampai, paling tidak kau jatuh di antara bintang-bintang.”
Kemudian, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menambahkan bahwa dari 26.000 penerima KPR, sebanyak 200 orang hadir langsung di lokasi Cileungsi untuk menerima kunci secara simbolis.
Sementara sisanya, kata dia, mengikuti akad secara daring dari berbagai pelosok Tanah Air.