bogorplus.id -BPBD Kota Bogor menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana ditengah cuaca ekstream.
Warga diminta tidak panik, namun tetap siaga menghadapi ancaman seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat hujan lebat disertai angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, menegaskan pentingnya kesiapsiagaan sejak dini.
Ia meminta masyarakat aktif memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan segera mengambil langkah cepat saat kondisi darurat terjadi.
“Jangan panik, tapi tetap harus waspada. Informasi cuaca harus terus dipantau melalui sumber resmi dari BMKG maupun kanal komunikasi BPBD agar masyarakat bisa mengambil langkah cepat saat kondisi darurat,” ujar Dimas, Minggu (19/4/2026).
BPBD Kota Bogor mencatat, cuaca ekstrem berpotensi memicu berbagai bencana, mulai dari banjir, longsor, atap rumah terbawa angin, bangunan ambruk, hingga pohon tumbang.
Karena itu, warga diminta mengenali potensi bahaya di lingkungan masing-masing, terutama di kawasan rawan.
Dimas juga mengimbau masyarakat segera melakukan evakuasi mandiri jika melihat tanda-tanda bahaya, seperti kenaikan debit air secara cepat atau pergerakan tanah di lereng.
“Jika ada tanda-tanda tersebut, segera cari tempat aman tanpa harus menunggu instruksi resmi,” tegasnya.

