bogorplus.id - Hujan deras disertai petir berujung tragedi di Desa Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Dua bocah yang tengah bermain sepak bola di lapangan tersambar petir. Peritiwa ini mengakibatkan luka serius hingga meninggal dunia.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kapolsek Rancabungur, Ipda Yudhi Widhiana, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, sambaran petir terjadi tak lama setelah hujan mengguyur lapangan sepak bola.
“Kejadian tersebut bermula saat anak-anak sedang bermain bola di lapangan dekat sawah. Kemudian turun hujan disertai petir, selang beberapa waktu petir menyambar lapangan dan mengenai kedua korban,” ujar Yudhi, Selasa (5/5/2026).
Akibat kejadian itu, Muhamad Arasiid (12) dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara rekannya, Daffa Ramadhan (8), mengalami cedera pada bagian mata dan segera dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis.
“Satu orang anak meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka pada bagian mata,” tambahnya.
Warga sekitar mengetahui kejadian tersebut setelah teman-teman korban berlari meminta pertolongan. Orang tua korban bersama warga kemudian segera membawa keduanya ke Rumah Sakit Auri Kemang, Bogor.
Saat ini, korban luka masih menjalani perawatan intensif. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi sambaran petir, terutama saat beraktivitas di ruang terbuka ketika hujan turun.

