bogorplus.id- Kondisi memprihatinkan di SDN Tegal Benteng, Desa Babakan Raden, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, harus mendapatkan perhatian dari Dinas Pendidikan.

Sekolah itu berdiri sejak tahun 1983, namun baru tersentuh perbaikan setelah video kerusakannya viral di media sosial.

Selama lebih dari satu dekade, bangunan sekolah dibiarkan rusak parah tanpa renovasi.

Plafon kelas jebol, keramik hancur hingga menyisakan lantai tanah berdebu, dan sebagian dinding nyaris roboh.

Dibalik kerusakan itu, 78 murid tetap dipaksa belajar di ruang yang jauh dari kata layak.

Kepala SDN Tegal Benteng, Suparman, mengaku sudah berkali-kali mengajukan permohonan perbaikan ke pemerintah, namun tak kunjung mendapat jawaban.

“Banyak yang datang ke sini, tapi realisasi pembangunan baru muncul setelah videonya viral. Itu pun baru untuk kelas bawah, sementara kelas atas dijanjikan tahun 2026,”ujarnya saat ditemui, Senin (8/9).

Ia menambahkan, kondisi sekolah yang belum diperbaiki masih sangat berbahaya dalam kegiatan belajar mengajar.

“Kalau cuaca tidak mendukung, terpaksa kita evakuasi murid. Keramik yang tajam juga rawan melukai anak-anak,”ujarnya.