bogorplus.id- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor meresmikan program “Bawaslu Mengajar” yany berlangsuny di SMK Albasyariyah Bojonggede, Selasa (9/9).

Program itu sebagai upaya memperluas pendidikan demokrasi dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu dan Pilkada.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kabupaten Bogor, Burhanuddin menyebut, bahwa program ini menjadi terobosan baru untuk mendekatkan Bawaslu dengan generasi muda.

Menurutnya, pelajar dan mahasiswa adalah kelompok penting dalam membangun kesadaran politik yang sehat dan mencegah praktik politik yang merugikan demokrasi.

“Bawaslu Mengajar hadir untuk memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya demokrasi yang bersih dan adil. Generasi muda harus dibekali pemahaman tentang hak pilih, integritas, serta peran mereka dalam menjaga proses Pemilu,” ujarnya.

Program “Bawaslu Mengajar” akan dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menyasar sekolah menengah, perguruan tinggi, hingga komunitas kepemudaan di Kabupaten Bogor.

Materi yang diberikan meliputi pendidikan kepemiluan, etika politik, bahaya politik uang, hingga strategi pengawasan partisipatif berbasis masyarakat.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin menambahkan bahwa program ini bentuk implementasi misi Bawaslu untuk membangun demokrasi yang partisipatif dan berintegritas.

“Kami ingin menciptakan budaya demokrasi yang tumbuh dari kesadaran masyarakat. Melalui Bawaslu Mengajar, kami mengajak generasi muda menjadi agen pengawasan sekaligus duta demokrasi di lingkungannya masing-masing,” tegasnya.