bogorplus.id - Memiliki tubuh yang terlalu kurus sering kali hanya dianggap sebagai masalah penampilan luar. Padahal, berat badan di bawah rata-rata dapat menjadi indikasi adanya masalah kesehatan yang serius dan membuat tubuh lebih rentan terhadap serangan penyakit.
Berdasarkan standar medis, seseorang dikategorikan memiliki berat badan kurang (underweight) jika nilai Indeks Massa Tubuh (IMT) berada di bawah angka 18,4. Sementara itu, berat badan ideal berada pada rentang IMT 18,5 hingga 25. Untuk mengatasinya secara tepat, penting bagi masyarakat untuk memahami penyebab, risiko kesehatan, serta langkah penanganan yang aman.
Faktor Penyebab Badan Kurus
Kondisi tubuh yang terlalu kurus tidak terjadi tanpa alasan. Ada berbagai faktor yang dapat memengaruhi berat badan seseorang, di antaranya:
1. Faktor Genetik dan Metabolisme: Faktor keturunan memegang peran penting. Seseorang yang lahir dari keluarga berpostur kurus cenderung memiliki postur tubuh yang sama. Selain itu, sebagian individu terlahir dengan laju metabolisme yang lebih cepat dan nafsu makan yang relatif rendah.
2. Aktivitas Fisik yang Tinggi: Olahraga berlebih atau aktivitas fisik yang terlalu berat tanpa diimbangi dengan asupan nutrisi yang cukup akan membuat tubuh membakar kalori lebih cepat, sehingga memicu penurunan berat badan.
3. Kondisi Medis Tertentu: Beberapa penyakit seperti hipertiroidisme, gangguan pencernaan, HIV/AIDS, diabetes, hingga kanker dapat menyebabkan penurunan berat badan secara drastis. Selain itu, penerapan diet ekstrem yang membatasi nutrisi juga menjadi pemicu utama tubuh menjadi kurus.
4. Efek Samping Obat-obatan: Konsumsi obat-obatan tertentu, baik obat bebas maupun resep dokter, dapat menimbulkan efek samping berupa mual dan penurunan nafsu makan. Salah satu terapi medis yang paling signifikan memengaruhi berat badan adalah kemoterapi pada pasien kanker.
5. Masalah Psikologis: Kesehatan mental berdampak langsung pada pola makan. Kondisi seperti stres berat, depresi, serta gangguan makan seperti anoreksia nervosa dan bulimia dapat merusak kebiasaan makan seseorang.
Risiko Kesehatan Akibat Badan Terlalu Kurus
Mengabaikan kondisi tubuh yang terlalu kurus dapat memicu berbagai gangguan kesehatan jangka panjang, antara lain:
- Kekurangan Gizi (Malnutrisi): Tanpa nutrisi yang cukup, fungsi organ tubuh akan terganggu. Sebagai contoh, kekurangan kalsium dapat memicu osteoporosis, sedangkan kekurangan zat besi dapat menyebabkan anemia.
- Gangguan Tumbuh Kembang Anak: Anak-anak yang memiliki berat badan kurang rentan mengalami stunting atau keterlambatan pertumbuhan fisik dan kognitif akibat tidak tercukupinya kebutuhan gizi harian.
- Sistem Kekebalan Tubuh Melemah: Tubuh yang kekurangan energi kesulitan membangun sistem pertahanan yang kuat, sehingga lebih rentan terinfeksi virus, bakteri, dan parasit.
- Gangguan Kesuburan: Pada perempuan, tubuh yang terlalu kurus dapat mengacaukan siklus menstruasi. Sementara pada laki-laki, kondisi ini dapat menurunkan kualitas sperma, sehingga mempersulit proses memperoleh keturunan.
- Masalah Fisik Lainnya: Dampak lain yang sering terlihat meliputi rambut rontok, kulit kering, serta gangguan pada kesehatan gigi dan gusi.
Tips Sehat Menambah Berat Badan



